test

Ketika Media sosial digunakan untuk berbagi kebencian

Ketika Media sosial digunakan untuk berbagi kebencian – saya ingat betul dulu ketika sosial media di perkenalkan dan di gunakan,tujuannya hanya untuk mempermudah komunikasi dan berteman dan media promo bisnis .

fungsi dari sosial media sekarang sudah berubah total,dari yang dulunya untuk berbagi cerita dan berkomunikasi sekarang berubah menjadi tempat untuk berbagai kebencian.

saya sudah muak dengan media sosial terlebih facebook,karena saya melihat dengan meningkatnya jumlah pengguna internet di indonesia,yang dimana harusnya menjadi hal positif yaitu mereka yang baru mengenal internet bisa belajar dan mengetahui berbagai hal di internet.

Namum yang terjadi bukanlah seperti prediski.internet saat ini banyak di gunakan oknum tertentu untuk berbagi kebencian,ada berbagai isu Sara alias suku, agama, ras, dan antargolongan.

terlebih saat jika ada pemilu,selalu muncul golongan pendukung sana sini yang membagikan kebencian,ada juga oknum yang ambil keuntungan dari isu agama ,membuat portal berita agama mereka dan mengisi berita di portal situs tersebut dengan asal viral,mereka membagi dan membangun kebencian dari berita yang mereka tuliskan.

Dan di perparah mereka yang baru mengenal internet,yang apapun di baca di situs atau internet,mereka percaya ,lalu membagikan di media sosial.

ada yang teriak-teriak anti asing + beda agama dll tapi pakai produk mereka untuk berbagi perasaaan.terkadang mereka pembenci dan pembagi kebencian selalu merasa paling benar dan paling bersih.

ketika jumlah pengguna internet di indonesia semakin tinggi,karena bisa akses internet hanya menggunakan smartphone,bukan nya menggunakan manfaat internet untuk mencari informasi dan pengetahuan.tapi malah disana saya melihat begitu banyak kebencian yang di bagikan.

contoh sederhara pengguna media sosial buta informasi alias nob,bikin facebook aja baru tahun 2018 ,padahal umur sudah lebih dari 20 tahun,daftar sosial media aja masih menggunakan no hp,alias tidak mengerti cara bikin email.

ketika bisa mendaftar facebook ,twitter dan berbagai media sosial,mereka merasa sudah pintar internet,di akun media sosial mereka bukan untuk berbagi hal positif,namum tulis hal sampah mulai dari curhat keluarga,keburukan orang lain,sampai dengan berbagi berita dan video yang berisi kebencian.

tujuan utama mereka adalah untuk VIRAL.biar banyak like ,banyak komentar dan di banyak pengikut.orang seperti ini selalu merasa paling benar.ADA SATU HAL MEREKA LUPAKAN,APAKAH DAMPAK STATUS YANG MEREKA BAGIKAN TERHADAPA ORANG LAIN DAN KEBENCIAN YANG ANDA BANGUN.

efek buruk dari media sosial di gunakan untuk berbagi kebencian membuat muncul kelompok-kelompok tertentu,baik itu pembenci ataupun mereka yang di banci,mereka cendrung tertutup dan saling berbagi kebencian.

efek ini berlaku untuk selama nya dan terus di perparah ..

Kedepan pasti ada bebebrapa orang mengatakan media sosial di buat oleh asing untuk hancurkan negeri ,padahal yang menghancurkan dan menebar kebencian itu bukan orang luar melainkan orang indonesia sendiri.

menurut saya mereka yang berbagi kebencian mereka yang hidup tertutup baik itu komunikasi maupun antar golongan.selalu menilai sesuatu karena 1 orang pelaku.seperti isu agama selama ini yang terus di bagikan oleh berbagai akun sosial media.

saat ini lebih banyak viral dan rusuh di media sosial di banding dunia real,banyak yang koar-koar dan membagikan berita hoak serta kebencian,cuma berani di handphone,ketika di kehidupkan nyata berbanding terbalik.

saran saya buat anda yang menggunakan media sosial saat ini Stop membagikan kebencian,jangan berbagi karena ini balas dendam dengan postingan lain,dan mulai dari diri sendiri,disini kita bukan mencari siapa yang salah dan siapa yang benar,namum ini untuk kebaikan kedepan.karena 1 postingan anda di internet bisa muncul selama nya,terlebih viral meski anda sudah hapus pasti ada duplikat di situs lain.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
isi nama anda